Lompat ke konten
Biografi TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin
TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin
Sesepuh Nahdlatul Ulama

TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin

Ulama Kharismatik, Sesepuh Nahdlatul Ulama, dan Pendiri Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu

Tuan Guru Haji (TGH) Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin merupakan salah satu ulama kharismatik paling berpengaruh di Nusa Tenggara Barat sekaligus tokoh sentral Nahdlatul Ulama di kawasan Indonesia Timur. Selama lebih dari enam dekade beliau mengabdikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan pesantren, pengembangan masyarakat, serta penguatan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Karena keluasan ilmu, ketawadhuan, dan keteguhannya menjaga tradisi pesantren, beliau dikenal luas sebagai “Tuan Guru Bagu”, merujuk pada Desa Bagu, Lombok Tengah, yang menjadi pusat dakwah dan perjuangannya.

🎥 Video Biografi

📖 Masa Kecil dan Latar Belakang

Beliau lahir pada 1 April 1936 atau bertepatan dengan 9 Muharram 1355 Hijriah di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Beliau merupakan putra pasangan TGH Raden Badaruddin dan Hj. Aminah binti Haji Ridwan, keluarga ulama yang sejak lama menjadi panutan masyarakat dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam. Sejak usia lima tahun beliau telah belajar membaca Al-Qur’an langsung kepada ayahnya sehingga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, sederhana, dan mencintai ilmu agama.

📚 Menimba Ilmu

Setelah memperoleh pendidikan dasar dari ayahnya, beliau berguru kepada ulama besar Lombok, TGH Muhammad Shaleh Hambali, Pendiri Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel. Selama kurang lebih empat belas tahun beliau memperdalam ilmu fikih, tafsir, hadis, tauhid, tasawuf, nahwu, sharaf dan berbagai disiplin ilmu Islam lainnya. Semangat keilmuan kemudian membawanya melanjutkan rihlah ke Makkah Al-Mukarramah untuk memperdalam ilmu agama kepada para ulama Masjidil Haram.

🏫 Pendiri Pondok Pesantren Qamarul Huda

Sepulang dari Makkah pada tahun 1962, beliau mendirikan Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu. Dari sebuah lembaga sederhana, pesantren tersebut berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat yang menyelenggarakan pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Pesantren ini juga berkembang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, sosial, kesehatan dan pembinaan sumber daya manusia.

🕌 Pengabdian di Nahdlatul Ulama

Karier pengabdian beliau di Nahdlatul Ulama dimulai dari Rais Syuriyah Ranting NU Desa Bagu, kemudian Rais Syuriyah MWC NU, Wakil Rais Syuriyah PCNU Lombok Tengah, Wakil Rais Syuriyah PWNU NTB, Rais Syuriyah PWNU NTB hingga dipercaya menjadi Mustasyar PBNU. Beliau juga dipercaya sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) pada Muktamar NU ke-33 dan ke-34.

🇮🇩 Kiprah Nasional

Sebagai salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama, beliau dikenal luas sebagai tokoh pemersatu umat. Pada tahun 2023 Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin secara khusus mengunjungi Pondok Pesantren Qamarul Huda sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi beliau dalam pendidikan Islam dan pembangunan masyarakat.

🌙 Dakwah dan Pendidikan

Beliau dikenal sebagai ulama yang mampu memadukan sistem pendidikan pesantren salaf dengan pendidikan modern. Selain menjadi pengasuh ribuan santri, beliau juga merupakan Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah yang aktif membimbing masyarakat dalam bidang akhlak, tasawuf dan spiritualitas. Salah satu karya beliau yang terkenal adalah kitab Zadul Ma’ad, kumpulan wirid dan doa yang hingga kini diamalkan oleh masyarakat Nahdliyin.

⭐ Keteladanan

  • Berpegang teguh pada Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
  • Menjunjung tinggi kesederhanaan dalam kehidupan.
  • Mengutamakan persatuan umat.
  • Istiqamah dalam dakwah dan pendidikan.
  • Menjadi teladan bagi para santri dan masyarakat.

🌿 Warisan Perjuangan

Lebih dari enam puluh tahun pengabdian beliau telah melahirkan ribuan alumni yang kini menjadi ulama, pendidik, akademisi, birokrat, pemimpin masyarakat dan penggerak dakwah di berbagai daerah. Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu tumbuh menjadi salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat sekaligus bagian penting dalam sejarah perkembangan Nahdlatul Ulama di kawasan Indonesia Timur. TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin merupakan representasi ulama Nusantara yang memadukan kedalaman ilmu, keteladanan akhlak, kepemimpinan yang bijaksana, dan pengabdian tanpa henti bagi agama, bangsa, serta Nahdlatul Ulama.